Minggu, 23 November 2014

Kelas Maya

Kelas Maya


1.    Pengertian Kelas Maya

Kelas Maya adalah kelas yang diadakan tanpa tatap muka secara langsung antara pengajar dan yang menerima bahan ajar.Kelas Maya juga disebut Kelas virtual yaitu berhubungan langsung dengan internet. Dimana pengajar menyediakan sebuah forum kepada para penerima bahan ajar dan melakukan diskusi seperti kegiatan belajar mengajar dikelas. 
Proses pembelajaran kelas maya dapat berjalan apabila  didukung dengan pemanfaatan Teknologi Informasi sebagai alat dukung.
Dalam proses pembelajaran ini guru berperan sebagai fasilitator, kolabolator, mentor, pelatih, pengarah dan teman yang dapat memberikan pilihan dan tanggung jawab yang besar kepada siswa. Siswa juga harus berperan saling sharing pengetahuan/keterampilannya atau berkolaborasi dengan temannya.


2. Fitur Kelas Maya
  • konten yang relevan dengan tujuan belajar
  • menggunakan metode instruksional contoh seperti praktek.
  • menggunakan elemen media seperti gambar dan kalimat untuk menyalurkan konten dan media pembelajaran.
  • pembelajaran dapat secara langsung seperti instruktur atau secara individu.
  • membangun wawasan dan teknik baru untuk pembelajaran.
3. Jenis-Jenis Kelas Maya

  • Learning Management System(LMS)


LMS adalah salah sebuah aplikasi perangkat lunak untuk perencanaan, pengiriman, dan pengelolaan kegiatan dalam sebuah organisasi pembelajaran, termasuk pembelajaran daring(online), ruang kelas virtual, dan program instruktur yang terpimpin. Contoh dari LMS antaralain; Moodle, Dokeos, aTutor.

  •  Learning Content ManagemenSystem(LCMS)


LCMS merupakan pengembangan lebih lanjut dari LMS. LCMS adalah sebuah aplikasi perangkat lunak untuk mengelola konten pembelajaran dalam berbagai bidang pelatihandan pengembangan. LCMS tidak hanya dapat membuat, mengelola, dan memberikan modul-modul pelatihan saja, tetapi juga mengelola dan menyunting (edit) semua bagian yangmembentuk sebuah katalog pelatihan. Aplikasi LCMS memungkinkan pengguna untukmembuat, mengimpor, mengelola, mencari, dan menggunakan  kembali  unit  kecil  dari  konten pembelajara digital  da aset yansering pula disebut sebagai objek pembelajaran. Aset ini dapat mencakup file mediyang di kembangkan dalam penilaian item, simulasi, teks, gambar atau benda lain yang  membentuk konten dalam kursus tersebut diciptakan. Contoh dari LCMS antara lain; Claroline, e-doceosolutions.
  •  Social LearningNetwor(SLN)

SLN adalah jejaring sosial untuk pembelajaran yang terjadi pada skala yang lebih luas daripada kelompok belajar. Mengingat skala sosialnya yang lebih besar, media ini bagisebagian pesertdapat menyebabkan pengubahan sikap dan perilakusedangkan bagisebagian lain tidak menimbulkan dampak apa-apa.

Penggunaan jejaring sosial untuk pembelajaran di Indonesia merupakan hal yang baru. Jika dinegara lain sudah berlangsung sejak beberapa tahun terakhir, kita baru akan mulai  menerapkan dan menyosialisasikan. Hal yang suka atau tidak suka harus kita hadapibersama adalah kenyataan bahwa penggunaan komputer atau laptop masih jauh darimerata di tanah air kita.

4. Pemanfaatan Kelas Maya
  • konektivitas : akses terhadap berbagai ragam informasi "tersedia" dalam skala global.
  • fleksibelitas : dapat belajar dimana saja dan kapan saja.
  • interaksi : evaluasi belajar dapat dilakukan seketika dan mandiri.
  • kolaborasi : penggunaan perangkat diskusi dapat dilakukan di luar kelas
  • peluang pengembangan : konten digital dapat terus-menerus dikembangkan sehingga memperkaya pembelajaran dalam kelas konvesional.
  • motivasi : multimedia membuat pembelajaran lebih menarik.
semoga bermanfaat.. :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar